TIMNAS INGGRIS KEMBALI TEMUKAN TAJINYA
Berjayanya timnas Inggris diawali saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1966 dan berhasil menjadi juara usai mengalahkan Jerman Barat dengan skor 1-0. Namun, tren positif hanya berlangsung singkat, dan terakhir pada perhelatan Piala Dunia di Rusia, Inggris kembali mengejutkan publik dengan finis di urutan empat di bawah Prancis, Kroasia dan Belgia.
Pengaruh Klub Membesarkan Timnas
Dengan catatan impresif di tahun ini, beberapa pemain hebat bermunculan mulai dari yang sudah berpengalaman maupun yang muda. Saat ini, timnas Inggris dihuni oleh pemain muda berkualitas seperti Jordan Pickford, Michael Keane, John Stones, Trent Alexander-Arnold, Ben Chilwell, Raheem Sterling, James Ward-Prowse, Mason Mount, Tammy Abraham dan Marcus Rashford. Pemain-pemain muda ini sudah berada di level atas ketika bermain di klubnya, contoh saja Trent Alexander-Arnold sudah menjadi benteng utama The Reds, julukan Liverpool sampai membawa klubnya meraih trofi Liga Champions.
Dari sekian pemain muda berkualitas tersebut ternyata ada pengaruh dari klub yang mengasuhnya. Klub-klub ini memberikan kesempatan, kontribusi juga motivasinya agar pemain-pemain muda ini dapat memiliki level kelas dunia layaknya pendahulu klubnya yang mereka singgahi.
Dukungan Penuh dari Warga Britania Raya
Inggris bukan hanya Inggris saja, tetapi ada banyak negara yang bertempat di daratan Britania, di antaranya Skotlandia, Wales, Irlandia dan Irlandia Utara. Dukungan yang datang berupa pemain-pemain yang datang membantu perkembangan para pemain Inggris, berkontribusi dalam meramaikan perguliran Premier League juga menyokong penuh dalam dukungan semangat maupun finansial.Memang jumlahnya tak seberapa dukungan dari luar Inggris, tetapi kontribusi untuk pemain-pemain muda berkualitas sangat berpengaruh. Misalnya saja klub Liverpool, di bagian belakang ada Andrew Robertson yang membantu mengembangkan rekan timnya, TAA atau Alex Arnold. Di Manchester United ada persahabatan antara Scott McTominay, Marcus Rashford dan Jesse Lingard, mereka bertiga saling menyemangati dan berkembang bersama. Hasilnya Lingard dan Rashford menjadi tumpuan di timnasnya.
Dukungan suporter juga sangat berpengaruh dalam perkembangan sepakbola. Melihat suporter di Inggris, baik dari timnasnya maupun klub sama-sama memiliki kontribusi yang besar dalam setiap laga.
Sekarang ini, memang Inggris telah menemukan kembali taji pusakanya di timnas Inggris. Kabarnya, persiapan untuk perhelatan Euro 2020 sudah dalam kondisi matang. Akankah Inggris kembali menjadi kampiun di perhelatan Piala Dunia nanti? Kita tunggu saja.
Sekarang ini, memang Inggris telah menemukan kembali taji pusakanya di timnas Inggris. Kabarnya, persiapan untuk perhelatan Euro 2020 sudah dalam kondisi matang. Akankah Inggris kembali menjadi kampiun di perhelatan Piala Dunia nanti? Kita tunggu saja.

Comments
Post a Comment